SUMBATERKINI.COM, Waingapu – SMA Pandawai memastikan satu tempat di partai puncak Unkriswina Cup XIII setelah menundukkan SMAN 1 Waingapu B dengan skor tipis 1-0 di Lapangan Matawai, Kamis (2/7/2026).
Kapten tim, Erwin Doke, menjadi penentu kemenangan lewat gol semata wayang yang mengantar Pandawai menantang Kriswina FC A di final.
Kriswina FC A lebih dahulu mengamankan tiket final setelah meraih kemenangan dramatis atas Mas Waingapu. Laga perebutan gelar kini mempertemukan dua tim yang tampil cukup konsisten sepanjang turnamen.
Semifinal antara Pandawai dan SMAN 1 Waingapu B berlangsung di luar prediksi. Banyak penonton memprediksi Pandawai akan menang mudah dengan skor besar.
Baca Juga : Unkriswina Sumba Pecat Oknum Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Terhadap Mahasiswi
Prediksi itu muncul karena Pandawai tampil dominan sejak fase grup dan menjadi tim paling produktif dalam mencetak gol.
Sebaliknya, perjalanan SMAN 1 Waingapu B tidak semulus lawannya. Mereka sempat kesulitan di babak penyisihan sebelum mencuri perhatian lewat kemenangan dramatis atas SMAN 2 Waingapu B.
Saat itu, Smansa B bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk memastikan langkah ke babak delapan besar.
Pandawai datang ke semifinal dengan modal yang lebih meyakinkan. Mereka bahkan sempat mengistirahatkan sejumlah pemain inti pada laga terakhir fase grup karena posisi puncak klasemen Grup B sudah aman. Di babak delapan besar, Pandawai juga menang meyakinkan atas Wula Waijelu.
Baca Juga : Sidang Sinode ke-44 GKS, Pergumulan di Balik Tema Merawat Kehidupan dalam Kasih Kristus
Sementara itu, SMAN 1 Waingapu B harus menguras tenaga setelah menyingkirkan Kriswina FC B melalui adu penalti. Catatan tersebut membuat Pandawai lebih dijagokan sebelum pertandingan dimulai.
Namun, jalannya laga justru berlangsung ketat. Pandawai mendominasi permainan dan mampu membangun serangan dari berbagai sisi, tetapi penyelesaian akhir mereka berulang kali gagal menembus pertahanan Smansa B yang tampil disiplin.
Kebuntuan akhirnya pecah pada 20 menit terakhir babak kedua. Berawal dari tendangan sudut, Erwin Doke menyambut bola dengan sempurna dan membawa Pandawai unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, SMAN 1 Waingapu B berusaha membalas. Mereka sempat memperoleh peluang melalui bola mati, tetapi tensi permainan yang meninggi membuat mereka tak tenang memanfatkan peluang. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi dan memastikan SMA Pandawai melangkah ke final.
Baca Juga : Cinta Polisi dan Relawan Bersemi di Pelosok Sumba, Hidupkan Harapan Anak-Anak Lewat Sekolah Gratis
Kapten Pandawai, Erwin Doke, mengakui kemenangan itu tidak diraih dengan mudah. Menurutnya, SMAN 1 Waingapu B memberikan perlawanan yang menyulitkan sepanjang pertandingan.
“Ini berkat ketenangan. Saya bisa mencetak gol karena semua teman-teman tetap bermain tenang meski sebelumnya kami terus gagal mencetak gol,” kata Erwin.
Menatap partai final, Erwin menegaskan timnya siap menghadapi Kriswina FC A. “Mereka tim yang bagus dan solid. Tapi kami juga bukan tim yang lemah. Kami siap merebut piala,” tegasnya.*