SUMBATERKINI.COM, Waikabubak – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas jalan Ubu Raya-Wanokasa, tepatnya di Kampung Modu, Desa Ubu Raya, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 10.30 Wita.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 10 orang lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal dunia yakni Stepanus Luju Wara, salah satu penumpang Dump Truck yang terlibat kecelakaan. Sementara 10 korban luka terdiri dari tiga orang mengalami luka berat dan tujuh orang luka ringan.
AKP I Wayan Suardika, Kasat Lantas Polres Sumba Barat mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan satu unit Dump Truck nomor polisi ED 8020 DA.
Baca Juga : Menulis Cinta dan Pengabdian Polisi di Pelosok Sumba NTT, Oris Goti Raih Juara II Nasional Kreasi Polri 2026
Dump Truck tersebut mengangkut sejumlah penumpang, seekor kerbau dan tiga ekor kuda. Kendaraan dikemudikan oleh Hamri Rauta Hameru (24), warga Kampung Laisowang Padak, Desa Mata Redi, Kecamatan Katikutana, Kabupaten Sumba Tengah. Pengemudi tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut.
Menurut AKP I Wayan Suardika, kendaraan tersebut bergerak dari arah Desa Ubu Raya menuju Desa Wanokasa. Kendaraan melaju beriringan dengan rombongan kendaraan pick up yang berada di depannya.
“Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan melintasi jalan kabupaten yang menurun dan memiliki tikungan ke kiri. Diduga pada saat itu Dump Truck mengalami rem blong,” ujarnya.
Pengemudi kemudian berupaya menghindari kendaraan pick up di depannya dengan mengarahkan kendaraan ke kanan. Namun, kendaraan kehilangan kendali, keluar dari badan jalan dan akhirnya jatuh serta terbalik di tanah milik warga di sisi kanan jalan.
“Salah satu penumpang, Stepanus Luju Wara, meninggal dunia di lokasi kejadian,” katanya.
Sementara itu, lima korban luka mendapat perawatan di RSUD Waikabubak. Dari jumlah tersebut, satu orang menjalani rawat inap dan empat lainnya menjalani rawat jalan.
Lima korban luka lainnya mendapat perawatan di Rumah Sakit Kristen Lende Moripa Waikabubak. Tiga orang menjalani rawat inap, sedangkan dua lainnya menjalani rawat jalan.
Secara keseluruhan, polisi mencatat terdapat 11 korban dalam kecelakaan tersebut, dengan rincian satu orang meninggal dunia, tiga orang mengalami luka berat dan tujuh orang mengalami luka ringan.
Polisi telah menerima laporan mengenai kecelakaan tersebut sekitar pukul 12.00 Wita pada Kamis (3/9/2026).
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab dan kronologi kecelakaan.
Dari hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi kurang berhati-hati. Namun, polisi masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kecelakaan tersebut.*