Lompat ke konten utama

Sumba Terkini

Berita Daerah

Tim Karate Unkriswina Sumba Borong 13 Medali di Kejurda Lemkari NTT

SABET 13 MEDALI - Tim Karate Unkriswina Sumba kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih total 13 medali, termasuk tiga medali emas, Kejurda Lemkari Nusa Tenggara Timur yang berlangsung di Kupang, Kamis (25/6/2026). (Foto : Alfan).

SUMBATERKINI.COM, Waingapu – Tim Karate Dojang Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih total 13 medali, termasuk tiga medali emas, pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Lemkari Nusa Tenggara Timur yang berlangsung di Kupang, 25 Juni 2026.

Prestasi tersebut diraih setelah para atlet Unkriswina bersaing dengan atlet-atlet dari berbagai daerah di NTT pada sejumlah nomor pertandingan.

Beberapa atlet peraih medali di antaranya Imelda Polin (Kumite Senior -61 kg dan Kata Senior Putri), Olin Andaluri (Kumite Senior +68 kg Putri), Hestia Wali (Kumite Senior -50 kg Putri), Welem Rangga (Kumite Senior -60 kg Putra), Elvin Kaboran (Kumite Senior -60 kg Putra), dan Eben Haezer (Kumite Senior -67 kg Putra).

Baca JugaSidang Sinode ke-44 GKS, Pergumulan di Balik Tema Merawat Kehidupan dalam Kasih Kristus

Pelatih Kepala Dojang Unkriswina Sumba, Sensei Daniel Mbau, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras para atlet selama menjalani latihan.

“Pertama-tama, saya ucapkan selamat yang setinggi-tingginya kepada seluruh atlet yang telah berjuang habis-habisan di matras. Tiga belas medali ini, terutama tiga emas di ajang Kejurda Lemkari NTT, bukanlah sebuah kebetulan. Ini adalah buah manis dari tetesan keringat, air mata, rasa lelah, dan disiplin tanpa henti selama sesi latihan,” ujarnya.

Ia mengingatkan atlet yang berhasil meraih medali agar tidak cepat berpuas diri, sementara atlet yang belum memperoleh hasil maksimal diminta menjadikan kekalahan sebagai bahan evaluasi.

Baca Juga : Cinta Polisi dan Relawan Bersemi di Pelosok Sumba, Hidupkan Harapan Anak-Anak Lewat Sekolah Gratis

“Kepada kalian yang meraih medali, jadikan ini sebagai motivasi untuk terus melompat lebih tinggi. Jangan pernah cepat berpuas diri, karena lawan sesungguhnya adalah rasa malas di dalam diri kita sendiri,” ujarnya.

“Dan untuk kalian yang belum meraih hasil maksimal, ingatlah bahwa kekalahan bukanlah akhir dari segalanya. Kekalahan adalah pelajaran paling berharga untuk mengevaluasi diri, memperbaiki teknik, dan kembali lebih kuat dari sebelumnya. Di dojang ini, kita tidak hanya mencetak seorang pemenang, tetapi membentuk seorang petarung dengan mental baja dan hati yang rendah hati,” imbuhnya.

Ketua Senat Mahasiswa Universitas (SMU) Unkriswina Sumba, Alfan Pindi Amah, turut mengapresiasi pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan tim karate merupakan hasil kerja sama seluruh pihak.

“Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras, disiplin tinggi, dan doa kita bersama. Mewakili seluruh mahasiswa Unkriswina Sumba, saya mengucapkan terima kasih kepada Rektor, para pelatih, orang tua atlet, dan terlebih kepada Umbu Arvan selaku Kabid Profesional Skill SMU yang telah mendampingi atlet-atlet dalam bertanding di Kejurda Lemkari NTT. Sinergi inilah yang membawa kita berdiri di podium tertinggi,” ujarnya.

Baca JugaSrikandi Taekwondo Unkriswina Sumba, Rambu Queenzha Sabet Emas di Ajang Internasional GTIC II Yogyakarta

Alfan berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi pengembangan minat dan bakat mahasiswa serta mendapat dukungan dari berbagai pihak.

“Kami berharap pencapaian ini tidak membuat kita cepat berpuas diri, melainkan menjadi dasar untuk prestasi-prestasi besar berikutnya. Kami berharap pihak kampus, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan dapat terus bersinergi memberikan perhatian serta fasilitas yang lebih baik bagi perkembangan bakat-bakat muda di Sumba. Kita punya potensi besar yang siap bersaing di level dunia,” katanya.

Sementara itu, Kabid Profesional Skill SMU, Arvan Wulang, mengajak generasi muda Sumba untuk terus percaya diri dan mengejar prestasi.

“Untuk seluruh atlet muda dan rekan-rekan mahasiswa di Sumba, jangan pernah merasa minder dengan keterbatasan. Keberhasilan di Kejurda Lemkari NTT ini adalah bukti nyata bahwa anak Sumba memiliki kualitas, mental juara, dan mampu sejajar dengan atlet-atlet internasional,” kata Alfan.

Tetaplah berlatih dengan tekun, jaga kedisiplinan, dan miliki mental yang pantang menyerah. Jika hari ini Dojang Unkriswina bisa merebut emas di NTT, esok hari kita semua bisa mengguncang dunia melalui bidang kita masing-masing,” imbuhnya.

Keberhasilan tersebut kembali menegaskan komitmen Dojang Unkriswina Sumba dalam membina potensi lokal menjadi atlet berprestasi di tingkat regional, nasional, hingga internasional.*

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI UNTUKMU

ARTIKEL LAINNYA