SUMBATERKINI.COM, Waingapu – Babak baru konektivitas udara menuju Pulau Sumba resmi dimulai. Maskapai TransNusa mengoperasikan penerbangan langsung rute Denpasar – Waingapu, pulang pergi mulai Rabu (15/7/2026).
Penerbangan perdana disambut meriah di Bandara Umbu Mehang Kunda, Waingapu. Suasana semakin semarak dengan seremoni bernuansa budaya Sumba Timur.
Tarian penyambutan khas Sumba mengiringi kedatangan jajaran pimpinan TransNusa yang tiba menggunakan penerbangan perdana.
Rute baru ini dijadwalkan beroperasi empat kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa, Rabu, Jumat, dan Sabtu.
Baca Juga : Viral di Media Sosial, Muara Watumbaka di Sumba Timur Pikat Wisatawan Lokal
Momentum tersebut turut dihadiri Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, unsur Forkopimda, pihak Bandara Umbu Mehang Kunda, pelaku usaha pariwisata, travel agent, hotel, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Akses Lebih Mudah, Pariwisata Makin Terbuka
Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, menyambut antusias hadirnya penerbangan langsung tersebut. Menurutnya, rute ini merupakan harapan yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Ini adalah sesuatu yang selalu upayakan dan memang dirindukan oleh masyarakat, adanya penerbangan langsung dari Denspar ke Waingapu,” ujar Umbu Lili Pekuwali.
Ia menilai konektivitas udara yang semakin baik akan mendorong perkembangan sektor pariwisata sekaligus memberi dampak positif terhadap perekonomian daerah.
Umbu Lili juga berharap TransNusa dapat membuka rute baru dari Waingapu menuju Kupang maupun Labuan Bajo.
Strategi TransNusa Menghubungkan Destinasi Wisata
President Director PT TransNusa Aviation Mandiri, Bayu Sutanto, mengatakan pembukaan rute Waingapu merupakan bagian dari strategi maskapai menghubungkan berbagai destinasi wisata di Indonesia Timur.
“Seperti beberapa bulan yang lalu, tiga bulan yang lalu, buka Lombok, Bima. Kemudian besok kita ke Wakatobi, dan lain – lain tempat wisata bagus di Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga : Kawan Baik Indonesia Perkuat Akses Air Bersih, Kesehatan, Pendidikan hingga Respons Bencana di Sumba Timur
Ia berharap masyarakat bersama pemerintah daerah terus menjaga serta mempromosikan destinasi wisata di Sumba agar semakin banyak wisatawan, termasuk turis mancanegara, berkunjung.
Peluang Baru bagi Pariwisata dan Ekonomi
Kehadiran penerbangan langsung dari Bali menjadi kabar baik bagi sektor pariwisata Sumba Timur.
Selama ini Bali dikenal sebagai salah satu pintu gerbang utama wisatawan domestik maupun internasional.
Dengan rute langsung tersebut, perjalanan menuju Waingapu menjadi lebih singkat karena penumpang tidak lagi harus transit.
Kondisi ini diharapkan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus membuka peluang investasi dan perjalanan bisnis.
Selain itu, rute baru ini juga diyakini mampu mendorong penyelenggaraan kegiatan Meeting, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) di Sumba Timur.
Semakin baiknya konektivitas udara dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing Sumba sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia Timur.
Baca Juga : Sherly Tjoanda Kepincut Tenun Sumba Timur, Respon Unggahan Instagram Sumba Terkini
Wisatawan pun semakin mudah menjangkau berbagai destinasi favorit, seperti Pantai Walakiri, Bukit Wairinding, Kampung Adat Prailiu, Savana Puru Kambera, hingga Air Terjun Tanggedu.
Dampak positif juga diperkirakan akan dirasakan pelaku usaha lokal, mulai dari sektor perhotelan, restoran, transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
MYZE Hotel Sambut Wisatawan dengan Promo Khusus
Pembukaan rute langsung Denpasar – Waingapu turut disambut MYZE Hotel Waingapu. Hotel tersebut menghadirkan berbagai penawaran khusus bagi penumpang TransNusa.
Tamu yang menunjukkan boarding pass TransNusa berhak memperoleh potongan harga 10 persen untuk seluruh tipe kamar.
Selain itu, MYZE juga menyediakan layanan antar-jemput gratis dari dan menuju Bandara Umbu Mehang Kunda bagi tamu yang melakukan pemesanan langsung ke hotel.
General Manager MYZE Hotel Waingapu, Firza, mengatakan penerbangan langsung ini menjadi angin segar bagi perkembangan pariwisata Sumba Timur.
“Kami menyambut sangat antusias hadirnya rute penerbangan langsung ini. Akses yang lebih mudah dari Bali tentunya akan menjadi angin segar sekaligus katalis yang luar biasa bagi eskalasi pariwisata Sumba Timur,” ujar Firza.
Baca Juga : Warga Kiritana Sumba Timur Bergantung pada Satu Perahu
MYZE Hotel Waingapu sendiri telah bersiap penuh untuk mengakomodasi para tamu, baik wisatawan maupun pelaku bisnis, dengan terus menghadirkan fasilitas unggulan dan layanan perhotelan yang prima.
“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi bersama berbagai pihak dalam menyukseskan Sumba Timur sebagai destinasi utama yang berkesan,” imbuhnya.
Terletak di pusat Kota Waingapu, MYZE Hotel mengusung konsep The Soul of Sumba. Hotel ini memadukan kenyamanan modern dengan sentuhan budaya lokal.
Selain melayani wisatawan, MYZE juga memiliki ballroom berkapasitas hingga 600 orang serta tiga ruang pertemuan yang masing-masing mampu menampung sekitar 100 peserta. Fasilitas tersebut menjadikan MYZE sebagai salah satu hotel dengan fasilitas MICE terbesar di Sumba Timur.
Momentum Baru untuk Sumba
Pembukaan penerbangan langsung Denpasar – Waingapu menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas Pulau Sumba dengan destinasi wisata nasional.
Dengan akses yang semakin mudah, wisatawan kini dapat menikmati bentang savana, pantai, budaya, serta kekayaan tradisi Sumba tanpa harus menempuh perjalanan yang lebih panjang.
Bagi pelaku pariwisata dan dunia usaha, rute baru ini diharapkan menjadi momentum untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat posisi Sumba sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia Timur.*