Lompat ke konten utama

Sumba Terkini

Sumba Timur

Bendera Golkar Sepanjang 1.062 Meter Membentang di Piarakuku Hills Sumba Timur, LEPRID Beri Penghargaan

HUT GOLKAR - Bukit-bukit sabana yang menguning keemasan menjadi latar pembentangan bendera Partai Golongan Karya (Golkar) sepanjang 1.062 meter di kawasan Hiliwuku, Piarakuku, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur , Minggu (25/10/2026). (Foto : Sumba Terkini).

SUMBATERKINI.COM, Waingapu – Bukit-bukit sabana yang menguning keemasan menjadi latar pembentangan bendera Partai Golongan Karya (Golkar) sepanjang 1.062 meter di kawasan Hiliwuku, Piarakuku, Kabupaten Sumba Timur, NTT, Minggu (25/10/2026).

Di atas jalan beraspal yang berkelok mengikuti punggung bukit, bendera kuning itu membentang dan meliuk mengikuti alur jalan. Warga dari sejumlah wilayah turut mengaraknya hingga menuju puncak Piarakuku Hills.

Di tengah hamparan sabana dan perbukitan yang menjadi daya tarik alam Sumba Timur, ribuan bendera tersebut menjadi bagian dari perayaan HUT ke-62 Partai Golkar.

Kegiatan ini sekaligus mengantarkan nama Piarakuku Hills ke panggung penghargaan nasional.

Pembentangan bendera yang melibatkan lebih dari 2.200 bendera itu mendapat penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia–Dunia (LEPRID).

Baca Juga : Mencari Lauk di Tengah Ekosistem Pesisir Waingapu yang Mulai Tergerus Sampah

Kegiatan berlangsung di Desa Persiapan Hawurut, Kecamatan Matawai La Pawu, dan diinisiasi oleh Anggota DPR RI Fraksi Golkar dari daerah pemilihan NTT II, Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga atau Umbu Rudi Kabunang.

Umbu Rudi mengatakan, penghargaan tersebut diberikan kepada Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, sebagai inspirator rekor nasional pembentangan bendera Golkar terpanjang sepanjang 1.062 meter.

Penghargaan juga diberikan kepada dirinya sebagai pemrakarsa kegiatan.

“Kali ini kita mendapat piagam penghargaan dari LEPRID, pertama untuk Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali sebagai Inspirator Rekor Nasional Pembentangan Bendera Partai Golkar Terpanjang 1.062 meter, di Bukit Piara Kuku Sumba Timur dalam rangka HUT Golkar ke-62,” ujar Umbu Rudi.

Di kawasan puncak bukit, bendera-bendera Golkar berkibar berdampingan dengan patung-patung yang menghiasi kawasan tersebut.

Baca Juga : Bekas Tebangan dan Sampah di Pesisir Waingapu Jadi Warning bagi Kaum Muda di Hari Keadilan Ekologis

Suasana semakin ramai ketika warga menari mengikuti iringan musik tradisional khas Sumba.

Ratusan warga, terutama dari Hawurut, Kambauni, dan Tana Rara, terlibat dalam kegiatan itu. Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa perayaan tersebut tidak hanya berlangsung di antara pengurus dan kader partai, tetapi juga melibatkan masyarakat di sekitar lokasi.

Namun, di balik pencatatan rekor, kegiatan ini membawa perhatian pada potensi wisata Hiliwuku – Piarakuku.

Hamparan sabana, lekukan jalan di atas perbukitan, serta lanskap alam terbuka menjadi daya tarik yang dapat dikembangkan untuk menarik kunjungan wisatawan.

Umbu Rudi mengatakan, kegiatan tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk mencatatkan rekor.

Baca Juga : Tekan Kemiskinan Sumba Timur, Pembangunan Harus Sesuai Karakter Ekologis Daerah

Perayaan HUT Golkar juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan partai dengan masyarakat melalui semangat karya kekaryaan.

Ia berharap, pengenalan Piarakuku Hills melalui kegiatan tersebut dapat memperluas perhatian terhadap potensi wisata Sumba Timur sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Pembentangan bendera sepanjang 1.062 meter itu pun meninggalkan dua hal yang berjalan beriringan: sebuah rekor yang membawa nama Golkar dan panggung untuk memperkenalkan bentang alam Sumba Timur.

Tantangan berikutnya adalah bagaimana perhatian yang muncul dari perayaan sehari itu dapat berlanjut menjadi kunjungan wisata dan manfaat ekonomi bagi warga di sekitar Piarakuku.*

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI UNTUKMU

ARTIKEL LAINNYA