Lompat ke konten utama

Sumba Terkini

Sumba Timur

Setelah Sertijab, Camat Kota Waingapu Mau Buat Apa untuk Atasi Sampah dan Stunting?

SERTIJAB - Suasana serah terima jabatan camat Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Selasa (21/1/2026). (Foto : Bastian Manunggala).

SUMBATERKINI.COM, Waingapu – Serah terima jabatan (Sertijab) Camat Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, bukan sekadar pergantian pejabat.

Camat Kota Waingapu yang baru, Rinhard Herman Radjah, langsung menegaskan dua persoalan yang akan menjadi perhatian, yakni kebersihan kota dan penanganan stunting.

Menurutnya, persoalan kebersihan dan penataan Kota Waingapu tidak mungkin diselesaikan hanya oleh pemerintah.

Perubahan, kata dia, harus dimulai dari kebiasaan masyarakat menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal.

Baca JugaKapan Pembayaran Lahan Proyek Tambak Udang di Sumba Timur Cair?

“Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri dalam menggapai pergumulan masalah kebersihan. Menjaga kebersihan dan menata Kota Waingapu adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya.

“Mari kita mulai kebiasaan menjaga kebersihan ini dari lingkungan rumah kita masing-masing,” imbaunya.

Selain kebersihan, Rinhard juga menempatkan penanganan stunting, gizi buruk, dan gizi kurang sebagai perhatian penting.

Ia mengapresiasi peran tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan kader KB yang selama ini terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca JugaDi Balik Pengembangan Pongamia di Sumba Timur, Riset 17 Tahun Menjadi Fondasi Produksi Energi Hijau

“Terima kasih kepada Puskesmas Waingapu, Puskesmas Pambotanjara, kader-kader Posyandu, serta kader KB yang terus bekerja sama demi mengoptimalkan pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Kota Waingapu,” ucapnya.

Prosesi sertijab berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Matawai, Selasa (21/7/2026). Jabatan Camat Kota Waingapu diserahkan secara resmi dari Usman Pati Benau kepada Rinhard Herman Radjah.

Meski telah dilantik pada 21 April 2026, prosesi serah terima jabatan baru dilaksanakan pada hari ini.

Dalam sambutannya, Rinhard juga menegaskan bahwa jabatan yang diembannya bukan sekadar amanah, melainkan tanggung jawab besar yang hanya dapat dijalankan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Baca JugaDi Balik Penerbangan Langsung TransNusa Bali – Waingapu, Ada Potensi Besar yang Dibidik

“Jabatan adalah tanggung jawab yang harus dijalankan. Kita perlu berkolaborasi dengan semua pihak untuk menjalankan program. Kunci dari penyelenggaraan program ini adalah partisipasi aktif dan sukarela dari masyarakat demi memajukan Kota Waingapu,” ujar Rinhard.

Di akhir kegiatan, ia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya serta menegaskan bahwa camat tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan pemerintah desa, kelurahan, lembaga kemasyarakatan, keluarga, dan masyarakat.*

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI UNTUKMU

ARTIKEL LAINNYA