SUMBATERKINI.COM, Waingapu – Seorang oknum polisi dan diduga terlibat dalam pencurian sapi di Kambata, Praibakul, Kecamatan Haharu, Kabupaten Sumba Timur, akhirnya diamankan polisi setelah sebelumnya ditangkap warga.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (6/9/2026) dan sempat viral di media sosial. Setelah diamankan warga, pria tersebut bersama seorang lainnya kemudian diserahkan dan dibawa ke Polsek setempat untuk menjalani pemeriksaan.
Kini, barang bukti serta kedua orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut telah berada di Polres Sumba Timur.
Kapolres Sumba Timur AKBP Dr. I Kadek Hery Cahyadi, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan barang bukti dan dua orang dalam perkara tersebut.
Baca Juga : Momen Warga Sumba Timur Mengamuk Saat Tahu Ternyata Pria Diduga Pencuri Sapi Oknum Polisi
“Barang bukti dan kedua orang yang diamankan saat ini sudah berada di Polres Sumba Timur. Proses penyidikan masih berjalan dan keduanya sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik,” ujar Kapolres.
Kapolres menjelaskan, penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Sumba Timur masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut.
Pendalaman dilakukan untuk mengungkap secara jelas kronologi kejadian sekaligus memastikan keterlibatan masing-masing pihak berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh.
Dugaan Keterlibatan Polisi Didalami Sipropam
Di tengah proses penyidikan, dugaan keterlibatan anggota Polri dalam perkara tersebut juga menjadi perhatian internal kepolisian.
Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Sumba Timur turut melakukan pendalaman untuk memastikan dugaan keterlibatan anggota dalam perkara tersebut.
“Untuk dugaan keterlibatan anggota juga sedang didalami oleh Sipropam. Kita tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum seluruh proses pemeriksaan dan pendalaman selesai,” jelas Kapolres.
Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa status keterlibatan anggota dalam perkara tersebut masih dalam proses pemeriksaan.
Kapolres menegaskan, penyidik akan bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan dalam proses penyidikan.
“Proses hukum akan dilakukan secara profesional. Semua akan kita dalami berdasarkan fakta dan alat bukti yang ada. Setiap perkembangan penanganan perkara ini akan kami sampaikan kepada masyarakat,” tegas Kapolres.
Baca Juga : Tips Berwisata ke Air Terjun Matayangu, Menemukan Harmoni di Balik Keindahan Alam Sumba
Polres Sumba Timur mengimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara tersebut kepada aparat penegak hukum.
Masyarakat juga diminta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya selama proses hukum masih berlangsung.
Polres Sumba Timur memastikan proses penyidikan akan terus dilakukan secara objektif untuk mengungkap perkara tersebut secara terang serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.*