Lompat ke konten utama

Sumba Terkini

Berita Terkini

KDMP Wanggameti Sumba Timur Viral Dibangun di Atas Bukit, Pemdes Beri Penjelasan

KDMP - Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Wanggameti, Kecamatan Matawai La Pau, Kabupaten Sumba Timur, menjadi sorotan dan viral di media sosial. (Foto : Pemdes Wanggameti - Sumba Terkini).

SUMBATERKINI.COM, Waingapu – Lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Wanggameti, Kecamatan Matawai La Pau, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi sorotan dan viral di media sosial.

Lokasi bangunan KDMP yang berada di kawasan perbukitan sabana dan tidak jauh dari bahu jalan memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Terlebih, lokasi tersebut disebut cukup jauh dari permukiman warga.

Menanggapi sorotan tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Wanggameti memberikan klarifikasi. Pemdes menegaskan, lokasi pembangunan KDMP dipilih melalui pertimbangan kondisi geografis desa serta hasil koordinasi dengan masyarakat.

Kepala Desa Wanggameti, Elis Lulu Raja, mengatakan pembangunan KDMP di lokasi tersebut bukan keputusan sepihak. Sebelum pembangunan dimulai, pemerintah desa telah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, termasuk pemilik lahan dan warga setempat.

Baca Juga : ‘Jejak Wanggameti’ Gerak Bersama Jaga Kesehatan, Lestarikan Budaya, Rawat Alam Sumba Timur

Menurut Elis, kondisi geografis Wanggameti yang didominasi perbukitan dan jurang membuat pilihan lokasi pembangunan sangat terbatas. Selain itu, sebagian wilayah desa berbatasan langsung dengan kawasan taman nasional.

“Kenapa kita bangun di lokasi ini karena memang tidak ada tempat lain lagi. Hampir semua wilayah di sini berbukit, jurang, dan berbatasan langsung dengan kawasan taman nasional,” jelas Elis, Kamis (27/8/2026).

Atas pertimbangan tersebut, pemerintah desa kemudian berkomunikasi dengan tokoh masyarakat. Hasilnya, salah seorang tokoh masyarakat bersedia menghibahkan lahannya untuk digunakan sebagai lokasi pembangunan KDMP.

Elis mengakui posisi bangunan yang berada tidak jauh dari jalan umum menjadi salah satu pertimbangan utama. Ia juga menyebut jarak lokasi koperasi dengan permukiman warga saat ini sekitar 500 meter.

Baca Juga : Rentenir Berkedok Koperasi Harian Kejar Korban Gempa Flores, Presiden Prabowo Minta Menghadap Kapolda dan Pangdam

Namun, kondisi tersebut justru dipandang sebagai peluang untuk pengembangan kawasan ke depan. Pemerintah desa memperkirakan wilayah di sekitar KDMP berpotensi berkembang seiring meningkatnya aktivitas koperasi.

“Kalau ada sorotan bahwa KDMP ini dibangun di atas bukit dan tidak ada penghuni di sekitarnya, itu keliru. Kita harus melihat poros utamanya dan bagaimana ke depan warga bisa lebih dekat dengan koperasi,” ujarnya.

Elis menambahkan, jalur tersebut juga menjadi akses yang dilalui masyarakat dari sejumlah desa dan kecamatan. Karena itu, lokasi KDMP dinilai memiliki nilai strategis untuk melayani masyarakat yang melintas maupun warga di wilayah sekitar.

“Bahkan beberapa desa dan kecamatan semuanya lewat di situ. Jadi, tidak ada salahnya kalau KDMP kita bangun di lokasi tersebut,” tegasnya.

Baca Juga : Kunjungi Pengungsi Gempa Flores, Presiden Prabowo Janji Bangun Huntara dan Perbaiki Rumah Warga

Sementara itu, Sekretaris Desa Wanggameti, Daniel Katanga Marambawundi, menyayangkan munculnya anggapan di media sosial yang menyebut pembangunan KDMP dilakukan di atas bukit tanpa mempertimbangkan keberadaan permukiman warga.

Menurut Daniel, penilaian terhadap pembangunan tersebut semestinya mempertimbangkan kondisi geografis Desa Wanggameti secara menyeluruh, bukan hanya melihat lokasi dari satu sisi.

“Sebetulnya pihak tersebut harus melihat kondisi di desa secara utuh. Jangan hanya melihat sebelah mata. Hampir seluruh wilayah Desa Wanggameti memiliki karakter tanah berbukit dan berjurang,” terang Daniel.

Ia mengatakan, pemerintah desa tidak berhenti pada pembangunan fisik gedung koperasi. Sejumlah fasilitas pendukung juga disiapkan agar keberadaan KDMP dapat berkembang dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Baca Juga : Polisi Gagalkan Pengiriman Serbuk Emas Lewat Pelabuhan Waingapu, Diduga Hasil Tambang Ilegal

Pemdes Wanggameti berencana memperlebar akses jalan menuju kawasan koperasi, sekaligus mendorong penyediaan fasilitas dasar seperti jaringan listrik dan air.

Selain itu, area lahan KDMP yang saat ini masih terbatas akibat kondisi dinding perbukitan juga akan ditata dan diperluas. Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian adalah penyediaan area parkir bagi kendaraan masyarakat yang datang dari desa maupun kecamatan sekitar.

“Dengan dibangunnya KDMP ini, tentu kami akan mengupayakan akses jalan yang lebih lebar. Fasilitas seperti listrik dan air juga akan kami bangun. Lahan yang masih sempit karena dinding perbukitan akan kami lebarkan untuk area parkir kendaraan,” pungkas Daniel.*

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI UNTUKMU

ARTIKEL LAINNYA