SUMBATERKINI.COM, Waingapu – Sidang 1 Majelis Sinode Gereja Kristen Sumba (GKS) resmi dibuka di Aula Gedung MPL Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu, (7/10/2026).
Sidang yang berlangsung hingga Jumat, 9 Oktober 2026, diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin Pdt. Andhy Hukapati. Kegiatan ini mengusung tema “Merawat Kehidupan, Merawat Generasi.”
Tema tersebut menjadi dasar refleksi pelayanan gereja dalam menghadirkan peran di tengah kehidupan masyarakat, termasuk dalam aspek spiritual, sosial, serta perhatian terhadap masa depan generasi muda di Sumba.
Sidang 1 Majelis Sinode GKS juga menjadi momentum pengukuhan dan serah terima jabatan kepemimpinan kepada Pengurus Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Sinode GKS masa bakti 2026 – 2031.
Baca Juga : Wawancara Eksklusif : Pendeta Yakub Malo Bili Usai Terpilih Sebagai Ketua Sinode GKS 2026 – 2031
Selain itu, persidangan membahas penyusunan program kerja pelayanan BPMS untuk lima tahun ke depan serta penandatanganan kerja sama kemitraan dengan sejumlah pihak untuk mendukung pelayanan gereja kepada masyarakat.
Gereja Bukan Milik Pemimpin
Dalam sambutannya, Ketua Umum Sinode GKS, Pdt. Yakub, menekankan pentingnya memahami kepemimpinan gereja sebagai bagian dari pelayanan kepada Tuhan, bukan sebagai kepemilikan pribadi seorang pemimpin.
“Gereja bukan milik pemimpin, tetapi milik Tuhan,” tegas Pdt. Yakub.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada perangkat kerja Sinode GKS yang selama ini mendukung pelayanan, termasuk para sopir sinode dan perangkat kantor sinode yang bekerja di balik layar.
Baca Juga : Sidang Sinode ke-44 GKS, Pergumulan di Balik Tema Merawat Kehidupan dalam Kasih Kristus
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para sopir sinode, perangkat kerja di kantor sinode atas jerih payah dalam pelayanan yang tulus,” tutur Pdt. Yakub.
Menurutnya, pelayanan tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan seseorang, tetapi oleh kesediaan untuk mempersembahkan kemampuan tersebut bagi Tuhan.
“Tuhan tidak mencari orang yang mampu, tetapi mencari orang yang mempersembahkan kemampuannya untuk Tuhan,” ujarnya.
Dorong Pemberdayaan UMKM
Selain agenda persidangan, panitia juga menyediakan stan bazar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
Kehadiran UMKM dalam kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada peserta sidang dan masyarakat yang hadir.
Baca Juga : Hadiri Sidang Sinode GKS, Ketua PGI Ajak Gereja Jaga Alam Sumba
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan dimensi pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam rangkaian Sidang 1 Majelis Sinode GKS.
Persidangan akan berlangsung selama tiga hari dengan agenda utama penguatan kepemimpinan, penyusunan program pelayanan BPMS periode 2026 – 2031, serta pengembangan kemitraan untuk mendukung pelayanan Gereja Kristen Sumba di tengah masyarakat.*