SUMBATERKINI.COM, SUMBA – Meskipun sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai memasuki musim kemarau, Pulau Sumba masih berpotensi mengalami hujan ringan dalam sepekan ke depan.
Berdasarkan Prospek Cuaca Mingguan yang dikeluarkan Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang untuk periode 16 hingga 22 Juni 2026, kondisi cuaca di Pulau Sumba secara umum diperkirakan cerah berawan hingga berawan dengan peluang terjadinya hujan ringan.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot’ek menjelaskan bahwa memasuki musim kemarau, pertumbuhan awan di sebagian besar wilayah NTT mulai berkurang.
Baca Juga : Berkah dari Dinding Bukit, Air Bersih Masih Jadi Soal Klasik di Sumba
Namun demikian, kondisi atmosfer masih memungkinkan terjadinya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah, termasuk Pulau Sumba
Pada periode 16 hingga 19 Juni 2026, cuaca di Pulau Sumba diperkirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan.
Kondisi serupa juga diperkirakan masih berlangsung pada periode 20 hingga 22 Juni 2026 dengan potensi hujan ringan.
Baca Juga : Warga Kiritana Sumba Timur Bergantung pada Satu Perahu
Selain peluang hujan ringan, BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai peningkatan kecepatan angin yang bersifat kering.
“Angin kencang tersebut berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang mulai mengalami musim kemarau,” ujarnya.
Secara umum, suhu udara di NTT diperkirakan berkisar antara 13 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara antara 40 hingga 95 persen.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru karena kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.
Prospek cuaca mingguan ini menjadi salah satu acuan bagi masyarakat, petani, nelayan, serta pelaku transportasi dalam merencanakan aktivitas selama sepekan ke depan.*