SUMBATERKINI.COM, Waingapu – Juara bertahan GKS Umamapu mengawali langkahnya di turnamen sepak bola antarumat beragama dengan kemenangan.
Menghadapi GGRI Wera di Lapangan Pemuda Matawai, Kota Waingapu, Sumba Timur, Rabu (21/10/2026), Umamapu menang dengan skor 3-1.
Kemenangan tersebut ditandai penampilan impresif Reno yang mencetak dua gol atau brace. Hasil ini menjadi modal penting bagi Umamapu untuk bersaing di Grup A.
Umamapu langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Baru tiga menit laga berjalan, Dani Rongga berhasil membobol gawang GGRI Wera dan membawa Umamapu unggul 1-0.
Baca Juga : Baku Sayang Baku Jaga, Turnamen Sepak Bola Antarumat Beragama di Sumba Timur Resmi Bergulir
Gol cepat itu membuat pertandingan berlangsung menarik. Umamapu terus berusaha mengembangkan permainan dan menekan pertahanan lawan, sementara GGRI Wera berupaya menjaga keseimbangan permainan untuk mengejar ketertinggalan.
Memasuki babak kedua, Umamapu kembali menunjukkan ketajamannya. Reno berhasil mencetak gol dan menggandakan keunggulan timnya.
Ia kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk melengkapi brace sekaligus memperlebar jarak keunggulan Umamapu.
GGRI Wera tidak menyerah hingga pertandingan mendekati akhir. Tim tersebut berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sebuah gol pada menit-menit akhir. Namun, upaya itu belum cukup untuk mengubah hasil akhir pertandingan.
Baca Juga : Kabut Asap Tutup Langit Sumba, BMKG Deteksi 65 Titik Panas
Catatan tiga poin menempatkan GKS Umamapu di puncak klasemen sementara Grup A. Grup ini juga dihuni GKS Tanalingu dan GKS Laihau yang masih akan bersaing memperebutkan posisi terbaik untuk melaju ke babak berikutnya.
Turnamen sepak bola antarumat beragama ke-24 dan se-Sumba ke-14 ini resmi dibuka di Lapangan Pemuda Matawai pada Rabu, 21 Oktober 2026. Sebanyak 23 klub ambil bagian dalam kompetisi yang dijadwalkan berlangsung hingga 24 November 2026.
Mengusung semangat “Baku Sayang, Baku Jaga”, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang persaingan di lapangan hijau, tetapi juga ruang perjumpaan bagi masyarakat lintas agama.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kepemudaan dalam rangka menyambut perayaan Natal 2026.
Baca Juga : MYZE Hotel Waingapu Ajak Anak Berkreasi Lewat Kelas Menata Makanan
Bagi GKS Umamapu, kemenangan pada laga perdana menjadi awal yang positif dalam upaya mempertahankan gelar.
Sementara bagi peserta lainnya, turnamen ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkuat persaudaraan dan toleransi melalui sepak bola.*