SUMBATERKINI.COM, Flores NTT – Setelah gempa bumi mengguncang Pulau Flores Nusa Tenggara Timur, perhatian pemerintah dan aparat keamanan tidak hanya berhenti pada pemantauan kondisi wilayah.
Di Kabupaten Sikka, Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko, turun langsung bersama Gubernur NTT Melkianus Laka Lena dan unsur Forkopimda untuk melihat kondisi warga terdampak.
Kunjungan tersebut berlangsung pada Sabtu (15/8/2026), di tengah situasi masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa.
Di Mapolsek Alok, Kapolda NTT juga menyerahkan 100 paket bantuan kepada warga. Bantuan tersebut menjadi bagian dari langkah penanganan awal untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar setelah bencana.
Baca Juga : Gempita, Bayi yang Lahir Saat Gempa Bumi Tektonik Magnitudo 7,7 di Flores NTT
Bagi warga yang terdampak, kehadiran langsung pemerintah dan aparat di tengah situasi darurat menjadi bagian penting dari proses penanganan pascagempa.
Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolda NTT bersama jajaran kepada masyarakat.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Bapak Kapolda NTT bersama jajaran kepada masyarakat yang terdampak gempa. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti saat ini,” ujar Henry.
Namun, kunjungan Kapolda NTT bersama Gubernur dan Forkopimda tidak hanya berisi penyerahan bantuan.
Baca Juga : Tim SAR Gabungan Evakuasi 79 Korban Gempa di Flores NTT
Mereka juga melihat langsung kondisi masyarakat, fasilitas umum serta kebutuhan di wilayah yang terdampak gempa.
Peninjauan lapangan itu dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan dan kebutuhan masyarakat dapat diketahui secara langsung.
Personel Polri Dikerahkan
Di tengah proses penanganan pascagempa, jajaran Polda NTT hingga tingkat Polres dan Polsek juga dikerahkan ke sejumlah wilayah terdampak.
Personel membantu proses evakuasi, pengamanan, pendataan korban serta mendukung distribusi bantuan kepada masyarakat.
Baca Juga : UPDATE Data Korban Gempa Flores NTT, Lebih dari 30 Orang Tewas
Henry menegaskan, kehadiran aparat bersama pemerintah daerah diperlukan agar masyarakat tidak menghadapi situasi bencana seorang diri.
“Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terus bergerak. Prinsipnya, masyarakat tidak boleh merasa menghadapi bencana ini sendirian. Kami hadir untuk membantu, mengamankan dan memastikan kebutuhan masyarakat dapat ditangani bersama,” katanya.
Selain memastikan penanganan di lapangan, Polda NTT mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti arahan petugas.
Warga juga diminta berada di lokasi yang aman serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Baca Juga : Bukan Hanya Bangunan, Gempa Flores NTT Picu Longsor Tebing, Jalan Nasional Tertutup Warga Terjebak
“Kami mengajak masyarakat tetap tenang, waspada dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah maupun instansi yang berwenang. Personel Polri akan terus berada di lapangan untuk membantu masyarakat,” pungkas Henry.
Usai menyerahkan bantuan di Mapolsek Alok, Kapolda NTT bersama Gubernur dan Forkopimda melanjutkan peninjauan untuk melihat kondisi masyarakat serta penanganan dampak gempa di Kabupaten Sikka.