Lompat ke konten utama

Sumba Terkini

Berita Terkini

Sotis Menang Dramatis di Race Penutup Humba Cup IV, Salip Andromeda di Penghujung Lintasan

SOTIS - Sotis mencatatkan kemenangan dramatis di race penutup Kelas A Super dalam gelaran Pacuan Kuda Humba Cup IV 2026, Sabtu (29/8/2026). (Foto : Sumba Terkini).

SUMBATERKINI.COM, Waingapu – Hampir saja kemenangan menjadi milik Andromeda.

Sorak-sorai pendukung kuda tersebut mulai menggema di Lapangan Rihi Eti Prailiu, Waingapu, Sumba Timur, saat joki Andromeda yang berada di posisi terdepan mulai melakukan selebrasi dengan mengangkat kedua tangannya.

Namun, beberapa saat kemudian suasana justru berbalik. Sotis yang sejak awal berada di posisi terakhir melesat pada putaran terakhir.

Perlahan tetapi pasti, kuda tersebut melewati dua pesaing The Holy Fire dan Cindirella di depannya hingga berhasil menempati posisi kedua dan membuntuti Andromeda.

Baca Juga : Humba Cup IV Berakhir, Antusiasme Penonton dan UMKM Tinggi, Donasi Korban Gempa Flores Puluhan Juta Rupiah

Joki Sotis tampak tetap fokus. Ia tidak terpengaruh dengan situasi di depan maupun sorakan pendukung Andromeda yang mulai meyakini kemenangan kuda jagoannya.

Di penghujung lintasan, Sotis kembali memacu kecepatannya. Dalam jarak yang semakin dekat dengan garis finis, Sotis akhirnya berhasil menyalip Andromeda.

Sorakan yang sebelumnya membahana dari pendukung Andromeda seketika berubah menjadi teriakan kegembiraan dari pendukung Sotis.

Kemenangan itu menjadi penutup dramatis pada race terakhir Kelas A Super dalam gelaran Pacuan Kuda Humba Cup IV 2026, Sabtu (29/8/2026).

Baca Juga : KDMP Wanggameti Sumba Timur Viral Dibangun di Atas Bukit, Pemdes Beri Penjelasan

Sotis yang semula berada di posisi paling belakang mampu membalikkan keadaan dalam satu putaran terakhir dan keluar sebagai pemenang setelah melewati Andromeda menjelang garis finis.

Momen tersebut menjadi salah satu adegan paling menegangkan pada hari terakhir Humba Cup IV yang dipadati ribuan penonton.

Pantauan Sumba Terkini, ribuan warga memadati kawasan Lapangan Rihi Eti. Penonton datang dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Kepadatan tidak hanya terlihat di sekitar tribun atau podium utama. Warga juga memenuhi sisi luar lintasan. Sebagian bahkan memilih menyaksikan pacuan dari atas tembok pagar lapangan.

Baca Juga : Upacara HUT Ke-81 RI di Kawasan PSN Tambak Udang Sumba Timur Hadirkan Nuansa Budaya dan Pasar Murah

Ramainya penonton juga berdampak pada aktivitas ekonomi di sekitar arena. Ruas jalan utama di depan lapangan dipadati kendaraan yang keluar-masuk menuju lokasi pacuan. Sementara di belakang dan sisi podium utama, puluhan pelaku UMKM terlihat sibuk melayani pembeli.

Lapak kuliner, makanan ringan, minuman hingga berbagai kebutuhan lainnya ramai didatangi pengunjung. Pedagang keliling juga ikut mengambil peluang dari keramaian, menjajakan kacang, air minum dan makanan ringan di tengah riuh suara penonton.

Sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda turut hadir menyaksikan babak puncak Humba Cup IV.

Ketua Panitia Humba Cup IV, Umbu Tamu Ridi Djawamara, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap gelaran tahun ini sangat tinggi. “Ada ribuan yang memadati lapangan Rihi Eti,” kata Umbu Tamu Ridi.

Baca Juga : Waingapu Collective Galang Donasi untuk Korban Gempa Flores, Bangun Kesadaran Kesiapsiagaan Bencana

UMKM

Menurut Umbu Tamu Ridi, tingginya jumlah penonton turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang berjualan di sekitar arena pacuan.

Tercatat sekitar 50 lapak UMKM ikut meramaikan kegiatan tersebut. “Selama pacuan Humba Cup IV ini kami melihat ada kemajuan, ada efek ganda. Ada yang jual makanan, obat-obatan dan lain-lain,” ujarnya.

Berdasarkan survei internal panitia, sejumlah pelaku UMKM mencatat pendapatan cukup tinggi selama gelaran berlangsung. “Ini pacuan dengan pendapatan terbanyak, terutama kuliner,” katanya.

Ia menyebut, ada pelaku UMKM yang mampu memperoleh keuntungan sekitar Rp6 juta hingga Rp7 juta dalam dua hari.

Baca Juga : Menko Pangan Sebut Tambak Udang Sumba Timur Perkuat Swasembada Pangan

“Ini kita belum update di hari terakhir. Tetapi pada intinya pacuan kali memberi dampak yang signifikan kepada UMKM,” ujarnya.

Panitia berharap dampak ekonomi tersebut dapat terus berkembang pada gelaran berikutnya.

Humba Cup V dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Panitia berharap jumlah peserta dan partisipasi masyarakat dapat semakin meningkat, termasuk dari luar Pulau Sumba.

Terkumpul Rp23 Juta untuk Korban Gempa Flores

Selain menjadi ajang olahraga dan hiburan masyarakat, Humba Cup IV juga diwarnai aksi sosial untuk membantu korban gempa Flores.

Panitia menggelar lelang kuda sekaligus membuka donasi selama kegiatan berlangsung. Hingga gelaran berakhir, dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp23 juta.

Baca Juga : Gempa Flores Terasa hingga Pulau Sumba, Warga Berhamburan dan Bangunan Rusak

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk penyalurannya,” kata Umbu Tamu Ridi.

Humba Cup IV tahun 2026 diikuti 683 ekor kuda yang terbagi dalam 15 kelas perlombaan.

Peserta tidak hanya berasal dari Sumba. Sejumlah peserta juga datang dari luar daerah, mulai dari Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga Mbay, Kabupaten Nagekeo dan Bajawa, Kabupaten Ngada.

Peserta juga datang dari empat kabupaten di Pulau Sumba. “Ini ada dari Jawa Barat, Jawa Timur, NTB, empat kabupaten se-Pulau Sumba. Bahkan juga ada saudara kita dari Mbay Nagekeo dan Bajawa Ngada yang ikut Humba Cup IV,” ujarnya.

Baca Juga : Kunjungi Pengungsi Gempa Flores, Presiden Prabowo Janji Bangun Huntara dan Perbaiki Rumah Warga

Dengan berakhirnya race terakhir dan penyerahan hadiah, Humba Cup IV 2026 resmi ditutup.

Namun, riuh penonton, perputaran ekonomi UMKM, serta donasi bagi korban gempa Flores menjadi catatan tersendiri dari gelaran pacuan kuda tahun ini.*

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI UNTUKMU

ARTIKEL LAINNYA