SUMBATERKINI.COM, Flores NTT – Tim SAR Gabungan kembali memperbarui data korban gempa bumi Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan hasil pendataan hingga Rabu (19/8/2026) pukul 18.00 Wita.
Data sementara menunjukkan jumlah korban meninggal dunia mencapai 73 orang, sementara korban luka-luka tercatat 931 orang, sehingga total korban mencapai 1.004 orang.
Selain memperbarui data korban per kabupaten, Tim SAR Gabungan juga terus melakukan evakuasi medis dan penyisiran di sejumlah wilayah terdampak.
Salah satu evakuasi dilakukan terhadap Adelina Ndimas, warga Kampung Liang Dalo, Desa Golowontong, Kecamatan Lambaleda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.
Baca Juga : Setelah Diguncang Gempa Magnitudo 7,7, Gempa Susulan di Flores Capai 2.928 Kali

Korban yang mengalami fraktur pada bagian kepala diterbangkan dari Posko Medis Damer, Desa Satar Padut, menuju RSUD Labuan Bajo menggunakan Helikopter Dauphin Basarnas HR-3604 untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Tim SAR Gabungan di Manggarai Timur juga menyisir bangunan-bangunan yang runtuh di sekitar Kampung Dampek, Desa Satar Padut. Hasil penyisiran tidak menemukan korban yang masih tertimbun.
Sementara itu, penyisiran di Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, Riung di Kabupaten Ngada, serta sejumlah desa di Kabupaten Nagekeo juga tidak menemukan korban tambahan maupun permintaan evakuasi medis.
Untuk mendukung penanganan korban, Helikopter Dauphin Basarnas turut diberangkatkan dari Bandara Komodo, Labuan Bajo menuju Kecamatan Pota guna menggeser lima tenaga kesehatan beserta logistik kesehatan dari Kementerian Kesehatan.
Baca Juga : Tim SAR Gabungan Evakuasi WNA Cina yang Terjatuh Saat Mendaki Pulau Padar Manggarai Barat

Berdasarkan pendataan sementara Tim SAR Gabungan, korban gempa tersebar di tujuh kabupaten.
Kabupaten Manggarai mencatat jumlah korban meninggal dunia terbanyak, yakni 27 orang, disusul Manggarai Timur 24 orang, Nagekeo 11 orang, Sikka 5 orang, Manggarai Barat 2 orang, Ngada 2 orang, dan Ende 2 orang.
Secara keseluruhan, hingga Rabu sore, jumlah korban sementara terdiri atas 73 orang meninggal dunia dan 931 orang mengalami luka-luka, sehingga total korban terdampak mencapai 1.004 orang.
Tim SAR Gabungan menegaskan bahwa data korban masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui seiring proses verifikasi serta konsolidasi di lapangan.*