Lompat ke konten utama

Sumba Terkini

Berita Terkini

Presiden Prabowo Sengaja Tidak Langsung Datang ke Flores Setelah Gempa

GEMPA FLORES - Di tengah kunjungannya, Prabowo mengungkap alasan dirinya tidak langsung datang ke Flores setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026. (Foto : Sekretariat Presiden - Sumba Terkini).

SUMBATERKINI.COM, Nagekeo – Presiden Prabowo Subianto akhirnya tiba di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026).

Di tengah kunjungannya, Prabowo mengungkap alasan dirinya tidak langsung datang ke Flores setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026.

Alasan itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di lokasi pengungsian di Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere, Desa Tonggurambang, Kecamatan Mbay.

Prabowo mengatakan, sejak awal dirinya memang memilih untuk tidak langsung datang ke lokasi bencana.

Baca Juga : Tiba di Nagekeo, Presiden Prabowo Pimpin Rapat, Dapat Laporan Korban Gempa Flores

Menurutnya, keputusan itu diambil agar seluruh instansi yang berada di lapangan dapat fokus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Menang sengaja di awal – awal saya tidak mau datang, karena saya memberi kesempatan kepada semua instansi melayani rakyat, lansung,” ujar Prabowo.

Ia menjelaskan, kedatangan terlalu banyak pejabat dari pemerintah pusat ke lokasi bencana justru dapat memecah konsentrasi petugas di lapangan.

Menurut Prabowo, pejabat daerah terkadang harus menjemput dan mendampingi pejabat pusat yang datang. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengalihkan perhatian dari penanganan warga terdampak.

Baca Juga : ‘Jejak Wanggameti’ Gerak Bersama Jaga Kesehatan, Lestarikan Budaya, Rawat Alam Sumba Timur

“Pejabat daerah harus menjemput dan sebagainya. Itu kadang – kadang kecenderungan bisa mengalihkan fokus,” ujar Prabowo.

Bagi Prabowo, hal yang lebih penting dilakukan pemerintah pusat pada masa awal bencana adalah memastikan pelayanan dan bantuan segera digerakkan untuk masyarakat terdampak.

“Menurut Prabowo yang paling penting yang dilakukan dari pusat adalah menggerahkan pelayan dan bantuan. Itu yang paling penting,” tegas Prabowo.

Dalam rapat tersebut, Prabowo juga menerima laporan mengenai perkembangan penanganan gempa Flores.

KirRelawan Ahmad Zaki Ali Meninggal Saat Misi Gempa Flores, Jenazah Dievakuasi Helikopter Basarnas

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto melaporkan, hingga saat ini korban meninggal dunia mencapai 105 orang, sementara 1.678 orang mengalami luka-luka.

Jumlah warga yang masih mengungsi mencapai 179.037 orang. Sementara itu, sebanyak 81.436 rumah dilaporkan mengalami kerusakan.

Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum. BNPB mencatat sebanyak 1.951 fasilitas umum, termasuk sekolah, tempat ibadah dan kantor pemerintahan, terdampak gempa.

Aktivitas gempa susulan juga masih terjadi. Hingga saat ini tercatat sebanyak 7.259 gempa susulan.

Baca Juga : Basarnas Evakuasi Balita Korban Gempa Manggarai Timur Pakai Helikopter ke Labuan Bajo

Prabowo mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya dan hasil pemantauan pemerintah, penanganan bencana di Flores sejauh ini telah dilakukan secara maksimal. “Tapi tentunya kita ingin berbuat lebih,” ujarnya.

Kunjungan Prabowo ke Nagekeo dilakukan untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak sekaligus memastikan penanganan bencana dan distribusi bantuan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.*

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI UNTUKMU

ARTIKEL LAINNYA