Lompat ke konten utama

Sumba Terkini

Berita Terkini

Bawa Suara dan Harapan Sumba ke Kancah Nasional, Eloy Wadu Lolos Parlemen Remaja 2026

PARLEMEN REMAJA - Dari Waikabubak, Sumba Barat, suara anak muda akan dibawa ke ruang nasional. Eloy Wadu, pelajar asal Sumba Barat, berhasil lolos sebagai Anggota Parlemen Remaja 2026 yang diselenggarakan Sekretariat Jenderal DPR RI. (Foto : Eloy Wadu - Sumba Terkini).

SUMBATERKINI.COM, Waikabubak – Dari Waikabubak, Sumba Barat, suara anak muda akan dibawa ke ruang nasional. Eloy Wadu, pelajar asal Sumba Barat, berhasil lolos sebagai Anggota Parlemen Remaja 2026 yang diselenggarakan Sekretariat Jenderal DPR RI.

Bagi Eloy, kesempatan ini bukan sekadar pencapaian pribadi. Ia ingin menjadikan panggung Parlemen Remaja sebagai ruang untuk membawa suara, keresahan, dan harapan masyarakat Sumba ke tingkat nasional.

Lahir dari keluarga sederhana, Eloy tumbuh bersama ayah yang bertugas di gudang obat RS Kristen Lende Moripa dan ibu yang merupakan ibu rumah tangga serta aktif dalam pelayanan gereja.

Meski menempuh jurusan kesehatan di SMA dan kurang menyukai pelajaran berhitung, Eloy justru menemukan kekuatannya dalam public speaking dan kepemimpinan.

Baca Juga : Warga Kiritana Sumba Timur Bergantung pada Satu Perahu

Di sekolah, ia aktif dalam Pramuka, OSIS, paduan suara, hingga klub public speaking. Kiprahnya kemudian berkembang ke tingkat kabupaten dan provinsi.

Eloy tercatat aktif di Forum Anak Sumba Barat dan Forum GenRe Sumba Barat. Ia juga dipercaya sebagai Duta Anti-Bullying dan Duta Aksi Sosial Indonesia Provinsi NTT. Selain itu, ia telah menerbitkan beberapa karya buku.

Namun, perjalanan Eloy hingga akhirnya lolos ke Parlemen Remaja tidak berlangsung singkat. Ia harus melewati empat tahapan seleksi yang ketat dan kompetitif.

Tahapan pertama adalah seleksi CV dan prestasi yang menilai rekam jejak kepemimpinan, advokasi sosial, serta pencapaian akademik dan non-akademik.

Pemkab Sumba Tengah Dorong Proses Hukum Indikasi Pencurian 104 Kuda di Mamboro

Selanjutnya, peserta mengikuti seleksi esai dan video gagasan. Pada tahap ini, peserta dituntut menyusun gagasan kritis sekaligus menyampaikannya secara lisan dan persuasif terkait kebijakan publik serta peran remaja.

Tahapan berikutnya adalah tes psikotes untuk menguji ketahanan mental, pola pikir kritis, dan kesiapan kepemimpinan.

Tahap terakhir adalah tes wawasan dan wawancara. Peserta diuji mengenai pemahaman terhadap isu nasional, kelembagaan DPR RI, serta gagasan solusi yang dibawa dari daerah.

Kepada Sumbaterkini.com, Selasa (8/9/2026), Eloy mengatakan keikutsertaannya dalam Parlemen Remaja bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan tanggung jawab moral untuk mewakili suara masyarakat Sumba di tingkat pusat.

Baca Juga : Menulis Cinta dan Pengabdian Polisi di Pelosok Sumba NTT, Oris Goti Raih Juara II Nasional Kreasi Polri 2026

“Alasan terbesar saya ikut Parlemen Remaja ini adalah karena saya ingin mematahkan stigma dan batas-batas geografis. Seringkali anak-anak muda yang tumbuh di daerah terpencil seperti Sumba dipandang sebelah mata atau merasa terbatas ruang geraknya untuk bersuara di kancah nasional,” ungkap Eloy.

Lewat proses panjang tersebut, Eloy ingin membuktikan bahwa anak-anak muda dari Sumba dan NTT mampu bersaing dan siap tampil menyuarakan aspirasi daerah di panggung kepemimpinan nasional.

Melalui ruang parlemen tersebut, Eloy ingin membawa persoalan yang dekat dengan masyarakat di daerah untuk diperkenalkan dalam pembahasan di tingkat nasional.

“Saya ingin membuktikan bahwa keterbatasan wilayah bukanlah halangan untuk berkarya, berprestasi, dan memberikan dampak nyata,” ungkapnya.

“Melalui panggung Parlemen Remaja ini, saya ingin membawa suara, keresahan, serta harapan masyarakat Sumba langsung ke pusat kebijakan nasional, sekaligus menginspirasi adik-adik dan teman-teman saya di Sumba agar berani bermimpi besar dan percaya bahwa anak daerah juga punya kapasitas untuk mendorong perubahan positif bagi bangsa,” imbuh Eloy.

Baca Juga : Indeks Pembangunan Manusia Sumba Timur Terus Meningkat, Capai 70,99

Dalam Parlemen Remaja 2026, Eloy menjadi satu-satunya perwakilan dari Sumba. Ia juga tercatat sebagai orang pertama dari Sumba yang lolos dan menjadi Anggota Parlemen Remaja untuk mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) NTT II di tingkat nasional.

Puncak kegiatan Parlemen Remaja 2026 akan berlangsung pada 28 September hingga 3 Oktober 2026 di Jakarta.

Para peserta akan merasakan langsung pengalaman menjadi anggota DPR RI. Mereka akan mengikuti orientasi, simulasi rapat kerja dan sidang paripurna, menyusun serta membedah rancangan undang-undang (RUU), hingga menyampaikan aspirasi masyarakat daerah dalam forum legislatif remaja.*

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI UNTUKMU

ARTIKEL LAINNYA