SUMBATERKINI.COM, WAINGAPU – Lapangan Matawai yang masih becek akibat hujan beberapa hari terakhir menjadi saksi dimulainya turnamen sepak bola Unkriswina Cup XIII 2026, Senin (25/5/2026).
Dalam laga pembuka ajang tahunan antar tim muda se-Pulau Sumba itu, tuan rumah Unkriswina berhadapan dengan SMA Negeri 1 Lewa.
Sejak menit awal, kedua tim langsung menampilkan semangat bertanding tinggi. Unkriswina yang tampil lebih kolektif perlahan mengambil kendali permainan.
Dari lini tengah, sang kapten Risky Rame tampil mengatur ritme serangan dan beberapa kali membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Baca Juga : Unkriswina Cup XIII, Menjaga Tradisi, Mengasah Generasi Unggul dan Tangguh
Meski kondisi lapangan membuat bola sulit mengalir mulus, semangat bermain kedua tim tidak luntur. Pada menit ke-21, Unkriswina akhirnya membuka keunggulan.
Berawal dari clearance yang tidak sempurna dari pemain belakang Lewa, bola jatuh di kaki Risky Rame yang tanpa ragu melepaskan tendangan datar ke arah gawang. Bola meluncur deras dan gagal dijangkau penjaga gawang.
Tertinggal satu gol, SMA Negeri 1 Lewa mencoba bangkit dengan mengandalkan umpan-umpan lambung langsung ke lini depan.
Namun rapatnya pertahanan Unkriswina membuat sejumlah peluang gagal dikonversi menjadi gol hingga babak pertama berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk tuan rumah.
Baca Juga : Dunia Pendidikan di Waingapu Hadapi Tantangan Infrastruktur dan Akses Digital
Memasuki babak kedua, Unkriswina kembali menekan. Hasilnya, Nando berhasil menggandakan keunggulan setelah menerima umpan terobosan dan sukses mengecoh penjaga gawang lawan.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin hidup karena Lewa mulai bermain lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan.
Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil bagi Lewa. Sang kapten Armando memperkecil ketertinggalan lewat tendangan pojok yang menukik tajam ke sudut sempit gawang.
Gol itu membakar semangat tim Lewa yang terus menekan hingga menit-menit akhir, namun skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Unkriswina.
Baca Juga : Krisis Air Bersih di Sumba Barat Jadi Sorotan Aktivis Sosial dan Pemuda Desa
Pelatih SMA Negeri 1 Lewa, Merson, mengakui timnya kesulitan mengembangkan permainan akibat kondisi lapangan yang becek, meski tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya.
“Kita sebenarnya ingin bermain atraktif namun terkendala kondisi lapangan. Ke depan tentunya kita benahi dalam aspek finishing dan taktik,” ujarnya.
Bagi Unkriswina, kemenangan ini menjadi awal positif di Grup A. Kapten tim Risky Rame menilai laga berlangsung sengit dan penuh perjuangan.
“Laga ini seru. Penuh perjuangan. Ke depan kami harap tim kami tetap solid dan mendapatkan hasil yang baik,” ungkapnya.

